Langsung ke konten utama

REVIEW - LIFE OF PI (2012)

Review Film Life of Pi


Udah telat banget sebenarnya saya nonton film Life of Pi yang terkenal ini, saya baru tahu film ini gara-gara tidak sengaja membaca artikel dan reviewnya di internet. Banyak yang bilang film ini begitu mengagumkan dengan efek visualnya yang bisa menyaingi Avatar...Wow! saya pun menjadi penasaran. Tak perlu berlama-lama lagi, saya pun langsung mencari dan menonton fillmnya lewat dvd kesayangan.

Life of Pi secara garis besar menceritakan tentang Piscine Molitor Patel yang nantinya dia sendiri yang akan membuat nama panggilannya menjadi Pi. Pi adalah seorang anak yang penuh rasa ingin tahu, bahkan agamanya pun dia cari sendiri dan akhirnya menganut 3 agama sekaligus yaitu Hindu, Kristen, dan Islam. Ayahnya adalah seorang pemilik kebun binatang, yang otomatis membuat Pi akrab dengan hewan.
Ketika beranjak dewasa, ada sebuah peristiwa yang mengharuskan Pi beserta keluarganya harus pindah ke Kanada. Mereka pun menggunakan kapal kargo sebagai transportasinya dikarenakam sekaligus untuk membawa hewan-hewan dari kebun binatang mereka untuk dijual sesampainya di Kanada. Tapi di tengah perjalanan, ada badai mengerikan yang membuat kapal mereka akhirnya tenggelam, dan hanya Pi yang selamat menggunakan sekoci kapal beserta beberapa hewan dari kebun binatangnya termasuk harimau benggala seperti yang terlihat di dalam poster. Di sinilah dimulai kisah sesungguhnya, yang akan membawa kita ikut berpetualang masuk ke dalam film ini.

Kisah perjuangan bertahan di tengah laut membuat saya teringat akan film Unbroken arahan sutradara Angelina Jolie, tapi tentunya dengan taste yang berbeda. Life of Pi melibatkan efek visual yang sangat luar biasa, saya begitu takjub dengan efek 3D yang disajikan begitu halus dan sangat indah, bahkan air mata bisa menetes melihat keindahan visual di film ini. Tidak salah banyak orang yang mengatakan efek visualnya bisa menyaingi Avatar. Bedanya, yang juga menurut saya sebagai poin plus, efek visual yang disajikan juga digunakan sebagai pendukung kuat cerita, bukan sekedar efek visual yang memanjakan mata.

Life of Pi juga memiliki naskah cerita yang sangat baik yang saya ketahui belakangan Life of Pi awalnya adalah sebuah novel. Banyak pembaca yang tidak menyangka novel ini bisa dibuat film dengat sangat memuaskan, udah bukan rahasia lagi banyak film adaptasi novel di luar sana yang mengecewakan para pembacanya karena tidak sesuai dengan ekspektasi.

Cerita baik, efek visual mengagumkan, menjadi semakin lengkap dengan akting para pemain yang baik, termasuk Suraj Sharma yang sukses menjadi Pi remaja yang pantang menyerah, banyak akal, religius dan penyayang kepada hewan.

Oh ya, ending cerita ini memiliki 2 versi yang masih menjadi perdebatan bagi para penontonnya. 2 versi ini memiliki makna yang begitu dalam sehingga lengkaplah film ini menjadi film inspirasi yang menggetarkan dan akan mengantarkan kita mengenal dan mempercayai akan adanya Tuhan.
Kalau kalian sendiri memilih versi ending yang mana?

Well, ini film top recommended, salah satu film ini yang wajib ditonton dalam hidup kamu. saya beri nilai 9/10 buat LIFE OF PI!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW - IDENTITY (2003)

Sinopsis : Bercerita tentang 10 pengunjung motel dengan latar yang berbeda-beda. Mereka mengunjungi motel tersebut karena akses jalan di kota itu tertutup oleh banjir yang disebabkan hujan deras. Namun, pilihan mereka berbuah petaka, tiba-tiba satu per satu dari mereka mati secara misterius dan meninggalkan nomor dari angka 10, 9, 8, dan seterusnya seperti sebuah hitungan mundur. Apa yang terjadi? Siapakah pembunuhnya? Apakah orang lain atau salah satu di antara mereka? Review : Identity memiliki premis cerita yang sangat menarik. Itulah mengapa saya begitu penasaran dengan film ini. Lalu apakah eksekusinya berhasil? Dan bisa saya katakan, film ini sangat berhasil membuat premis ceritanya menjadi jalinan plot yang begitu menarik. Bagaimana film bergenre thriller psikologi ini begitu rapi dalam penggarapannya, mulai dari pengenalan tokoh-tokohnya yang tidak terlalu lama tapi cukup detail, yang membuat saya mengangguk-anggukan kepala di awal-awal film, sampai ketika sce...

REVIEW - CATCH ME IF YOU CAN (2002)

                                                         "Frank never went to flight school,        Frank never went to medical school,        Frank never went to law school,        ........ Because Frank is still in high school"                                                      Hahaha! kata-kata yang muncul di trailer "Catch Me If You Can" tersebut menunjukkan bagaimana kehebatan Frank Abagnale Jr. dalam melakukan aksi penipuannya. Bayangkan dia bisa jadi pilot, dokter, bahkan ...

REVIEW - THE MARTIAN (2015)

Ada beberapa alasan film ini langsung masuk dalam waiting list saya dari beberapa bulan yang lalu, yaitu pertama Ridley Scott yang jadi sutradaranya. Ridley Scoot terkenal akan karya-karyanya seperti Gladiator , Kingdom of Heaven, sampai   Exodus: Gods and Kings . Tau kan film-film tersebut? Dan alasan   kedua saya adalah The Martian bertema Sci-fi yang berlatarkan luar angkasa. Jadi teringat film Interstellar dan   Gravity yang sukses dengan tema serupa. So, bagaimana dengan The Martian? Let’s start the review! The Martian adalah film adaptasi dari novel berjudul sama yang   bercerita tentang Mark Watney (Matt Damon),   seorang astronot yang   harus bertahan hidup sendirian di Planet Mars setelah ditinggal oleh rekan-rekan astronot lainnya karena mengira Mark sudah tewas dalam sebuah bencana badai di Mars. Premisnya cukup menarik, karena harus survive di planet yang tidak berpenghuni dengan perbekalan seadanya. Walaupun durasinya cukup ...